Membiarkan Laptop Tetap Terhubung dengan Charger, Apakah Berakibat Buruk?

Saat ini banyak pekerja kantor maupun mahasiswa yang menggunakan laptop sebagai perangkat komputasi utamanya. Tak jarang yang bekerja dengan laptop harus menghubungkannya dengan charger sepanjang hari karena sibuk bekerja dan melepasnya hanya saat harus bekerja atau meeting di luar.

Sebagian besar banyak yang bertanya-tanya, apakah menghubungkan laptop dengan charger sepanjang haru saat bekerja memiliki dampak buruk bagi usia baterai dan laptop itu sendiri? Jika itu adalah laptop lawas, mungkin benar karena baterai mengalami overcharge dan akhirnya mengurangi usia pakainya. Namun untuk laptop modern, hal itu tidak selalu berdampak buruk.

Laptop modern ketika baterai telah terisi penuh, maka akan dilewati. Artinya, daya yang berasal dari sumber eksternal digunakan langsung untuk memberi daya pada laptop alih-alih terlebih dahulu melewati baterai. Ini berarti, secara teori baterai tidak digunakan ketika sudah penuh dan laptop akan secara otomatis mengambil daya langsung dari AC adapter atau charger.

Tetap Memiliki sampak Buruk

Meski baterai ‘dilewati’ saat sudah terisi penuh, masih ada beberapa dampak buruk bagi yang sering menggunakan laptop yang terhubung dengan charger sepanjang hari. Dampak yang paling terasa adalah panas. Saat laptop menggunakan daya dari AC adapter, maka akan menimbulkan panas.

Pernahkah Anda memperhatikan saat mengisi daya laptop bahwa ada kelebihan panas yang keluar dari bagian bawah? Ini adalah produk sampingan normal dari pengisian daya, tetapi jika suhu menjadi terlalu tinggi atau tetap tinggi terlalu lama, kerusakan serius dapat terjadi. Kerusakan tidak hanya terbatas pada baterai, tetapi juga kadang komponen lain.

Berdasarkan penelitian dari Battery University, suhui panas yang berlangsung secara terus menerus dapat mengurangi umur dan daya tampung baterai lithium ion yang digunakan oleh laptop. Pada daya tertentu dan pada suhu tertentu selama setahun dapat secara signifikan mengurangi kapasitas keseluruhannya. Bahkan pada suhu tinggi seperti 60 derajat selama setahun, dapat mengurangi daya simpan baterai hingga 25%.

Antisipasi dari Vendor Laptop

Banyak laptop modern memiliki perangkat lunak yang membantu menjaga baterai tetap sehat. perangkat lunak tersebut memberi batasan pengisian pada level “ambang pengisian daya baterai” yang biasanya akan mencakup pengisian daya maksimum dan area pengisian minimum di mana baterai akan menarik daya.

Vendor seperti Asus memiliki aplikasi MyAsus, Lenovo memiliki Vantage, dan Dell juga memiliki aplikasi Power Manager. Ketiganya memberikan opsi untuk membatasi pengisian daya baterai hingga 45% atau 60% untuk menjaga kesehatan baterai meski tetap terhubung dengan charger dalam waktu lama.

Kesimpulan

Membiarkan laptop tetap terhubung dengan charger sepanjang hari memang memiliki dampak buruk meski saat ini sudah ada teknologi bypass daya saat baterai penuh. Meski demikian, dapak buruk tersebut dapat diminimalisir dengan perangkat lunak yang diberikan oleh beberapa vendor laptop agar baterai tetap sehat dan berumur panjang.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare
Compare ×
Let's Compare! Continue shopping