Begini Cara Mengembalikan Data Hilang di SSD

Recoveri Data SSD

SSD atau Solid State Drive saat ini adalah media penyimpanan paling populer untuk PC Desktop maupun laptop. Hal ini tak lepas dari berbagai keunggulan yang ditawarkan SSD seperti performa lebih kencang, harga yang semakin terjangkau, dan lebih tahan lama karena tidak memiliki komponen mekanik yang bergerak saat bekerja.

Meski SSD menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan dengan hard disk, risiko kehilangan data di SSD tetap sama. Data yang tersimpan di SSD dapat hilang karena berbagai hal seperti kerusakan perangkat, kerusakan sistem operasi dan perangkat lunak, terhapus secara tidak sengaja atau tidak sengaja terformat. Lalu apakah data yang hilang di SSD dapat dikembalikan? Jawabnya adalah bisa.

Namun, mengembalikan data di SSD yang hilang tampaknya sedikit lebih sulit dari hard disk biasa. Hal ini disebabnkan karena SSD memiliki fitur TRIM yang merupakan perintah Advanced Technology Attachment (ATA) yang memungkinkan sistem operasi memberi tahu SSD blok data mana yang tidak lagi digunakan dan dapat dihapus secara internal untuk menyiapkan blok untuk data baru. Fitur ini secara signifikan menurunkan peluang untuk mengembalikan data yang telah hilang di SSD.

Baca Juga :  Ini Tips Aman dan Praktis Bawa Laptop untuk Mudik

Anda tidak perlu khawatir ketika mengalami kehilangan data di SSD karena meski peluanganya lebih kecil dari hard disk, data masih ada kemungkinan dikembalikan atau di-recovery. Salah satu aplikasi recovery data yang dapat bekerja dengan SSD dan kompatibel dengan Windows 10/11 dan macOS adalah Disk Drill.

Cara Mengembalikan Data Hilang

Langkah pertama adalah mengunduh dan menginstall aplikasi Disk Drill melalui situs resminya. Setelah selesai, lakukan instalasi dengan sempurna di PC atau laptop yang akan di-recovery datanya.

Jalankan aplikasi Disk Drill, kemudian pilih drive yang akan dikembalikan atau di-recovery datanya.

Kemudian klik Search for lost data.

Disk Drill akan melakukan pemindaian data hilang dari drive yang dipilih. Lama proses ini bergantung pada ukuran drive dan banyaknya file yang tersimnpan di drive tersebut.

Setelah proses pemindaian selesai, maka file-file yang hilang akan ditampilkan dalam beberapa kategori berdasarkan tipe file.

Langkah berikutnya adalah memilih file mana saja yang akan dipulihkan. Anda dapat melakukan preview terlebih dahuku pada file yang akan dipulihkan.

Baca Juga :  Adata Legend 960 Diluncurkan, SSD PCIe 4.0 dengan Kecepatan 7000MB/s

Setelah file yang akan dipulihkan dipilih, maka tentukan lokasi atau drive mana file yang dipulihkan tersebut akan disimpan dan klik OK.

Cara di atas cukup efektif untuk mengembalikan data yang hilang di SSD apabila penghapusan atau hilangnya tidak terlalu lama. Semakin lama file tersebut di hapus, maka semakin kecil peluang untuk dapat dikembalikan. Selain itu, aplikasi Disk Drill versi gratis yang digunakan pada tutorial di atas memiliki batasan maksimal ukuran file hingga 500MB saja

Leave a Comment

Your email address will not be published.